Sebuah Rekor Baru, Wanita-wanita Pimpinan Perusahaan Makin Banyak Masuk Fortune 500

Peran wanita dalam dunia bisnis global kini makin diakui dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengangkat wanita menjadi CEO atau pimpinan mereka dan tentu saja hal ini dilakukan karena wanita-wanita tersebut memiliki kompetensi dan kredibilitas yang mumpuni. Tak pelak, kenyataan ini juga diakui Fortune Indonesia Magazine lewat daftar peringkat bergengsi mereka, Fortune 500, di mana beberapa perusahaan yang terjaring adalah perusaan ber-CEO wanita seperti berikut ini.

1. Pemimpin wanita pembuat sejarah

Untuk pertama kalinya dalam daftar peringkat Fortune 500 Companies, 2 wanita kulit hitam menjabat sebagai CEO pada waktu yang sama yaitu Rose Flower dari Walgreens Boots Alliance dan Thasunda Brown Duckett yang berasal dari TIAA. Fakta menarik lainnya Jane fraser di Citigroup menorehkan sejarah baru sebagai wanita pertama yang memimpin bank skala besar di Amerika serikat

2. Perusahaan perawatan kesehatan menempati urutan ke-4

Karel Lynch di CVS Health yang menjabat menjadi kepala perusahaan menempati peringkat tertinggi yang pernah dipimpin oleh seorang wanita di mana saat ini perusahaan perawatan kesehatan yang bernilai 268 miliar dolar Amerika itu berada di posisi keempat dalam daftar tahun ini.

3. CEO wanita dengan peringkat tertinggi  Fortune 500 sebelumnya

Pada perilisan daftar peringkat Fortune 500 sebelumnya, CEO General Motors Amerika Utara memegang gelar wanita dengan peringkat tertinggi dalam daftar ketika pembuat mobil itu berada pada posisi ke-6 di tahun 2014. Sayangnya pada hari ini peringkat General Motors berada di posisi ke-22.

4. 2 CEO wanita berpengaruh dan berperan penting selama pandemi

Karen Linch  yang menjabat sebagai CEO sebelumnya menduduki jabatan presiden Aetna namun pada Februari mengambil alih sebagai CEO CVS health dan pada saat bersamaan Brewer yang merupakan mantan eksekutif Starbucks mengambil alih perannya sebagai CEO Walgreen Alliance pada bulan Maret. Kedua wanita hebat tersebutlah yang memimpin dua rantai toko Farmasi terbesar di Amerika serikat dan memainkan peran penting dalam membantu meluncurkan vaksin covid 19 secara efektif dan efisien.

5. Wanita kulit hitam pertama dan satu-satunya sebagai CEO perusahaan Fortune 500

Pada masa sebelumnya, Ursula yang merupakan CEO dari Xerox pada 2009 sampai 2016 adalah wanita kulit hitam pertama dan satu-satunya yang secara tetap mengepalai perusahaan pada daftar Fortune 500. Dan pada beberapa periode setelahnya Brewer dan Deckett menjadi 2 wanita kulit hitam lainnya yang kemudian menjadi CEO perusahaan besar yang masuk ke dalam daftar peringkat Fortune 500.

6. Kesetaraan gender dalam daftar peringkat Fortune 500

Lorain Harrison, CEO perusahaan kesetaraan gender global secara tertulis mengatakan kepada CNBC bahwa “Kami terus melihat kemajuan yang stabil di Fortune 500 dengan adanya segelintir wanita CEO dan 2 wanita kulit berwarna yang mendapat peran CEO dalam perusahaan Fortune 500. Namun CEO wanita itu menambahkan kenyataan bahwa dengan berbagai kemajuan ini justru ada lebih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

7. 41 wanita dalam daftar Fortune 500

Dengan hadirnya 41 nama wanita dalam daftar pimpinan perusahaan di Fortune 500 menghasilkan prosentase sebanyak 8,1% dari posisi Fortune 500 dan ini merupakan keragaman tambahan pada daftar tahun ini menurut Fortune sendiri. Hal ini bisa dikarenakan perubahan kepemimpinan eksekutif di berbagai perusahaan dan bisnis baru yang diperoleh pertumbuhan pendapatan dan memenuhi ambang 5,307 miliar dolar Amerika dan bisnis yang lama telah jatuh karena pendapatan mereka menyusut.

Itulah tadi beberapa wanita hebat yang telah menempatkan perusahaannya di daftar peringkat Fortune 500 dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kaum wanita.

Leave a Comment